Para peziarah sudah mulai padati TPU kampung tri tunggal jaya

tritunggaljaya.desa.id Selasa 04/06/2019 Mulai Senin sampai dengan Selasa para peziarah sudah mulai penuhi TPU kampung tri tunggal jaya, Para peziarah tersebut bukan saja dari dari kampung tri tunggal jaya akan tetapi para peziarah banyak yang datang dari kampung-kampung lain yang ada di kabupaten tulang bawang bahkan ada dari daerah lain, Para pembaca diseluruh Indonesia bahwa disisni saya sedikit menyampaikan keterlambatan informasi mengenai ziarah kubur akan tetapi ilmu ini bisa diamalkan bukan saja mendekati lebaran atau menjelang bulan ramadhon saja akan tetapi bisa dilakukan dihari-hari lain selain bulan tersebut, Jika ada yang berkenan bisa diambil hikmah dan diamalkanya, Karena kekurangan pengetahuan kami selaku tim Sideka kecamatan banjar agung dan sekali lagi minta ma’af lahir dan batin 1440 H.

Ziarah ini merupakan tradisi warga NU yang ada di Indonesia, Mereka datang untuk mendo’akan ahli kubur mereka yang telah mendahului mereka serta membersihkan lokasi tempat pemakaman, di dalam sisi agama “Sekarang berziarahlah ke kuburan karena sesungguhnya di dalam ziarah itu terdapat pelajaran yang besar… . Dalam riwayat sahabat Anas bin Malik : … karena dapat melembutkan hati, melinangkan air mata dan dapat mengingatkan kepada hari akhir.” (H.R Ahmad 3/37-38, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ahkamul Janaiz hal: 228).

Salah satu kelompok keluarga peziarah di TPU kamp tri tunggal jaya.doc.desa by Ihwan

Banyak pelajaran di dunia ini yang bisa kita ambil untuk persiapan hari kemudian. Tak ada salahnya kamu bisa belajar mengenai kaligrafi asmaul husna dengan berbagai jenis bentuk.
Memahami Tujuan Utama Berziarah Kubur
Sebagaimana yang diperkenalkan dalam hadist-hadist diatas, ziarah kubur bertujuan untuk bisa mengambil pembelajaran dan mengingat kematian. Tujuan utama ini harus selalu dipahami dan diingat oleh muslim yang hendak berziarah. Perlu diingat supaya tak terjerumus kepada tujuan-tujuan lain yang dapat menyesatkan ibadah atau melenceng dari keimanan kepada Allah SWT.

Dari Imam Ash Shan’ani rahimahullah : “Segala hadits di atas menunjukkan akan disyari’atkannya ziarah kubur dan menerangkan hikmah dari ziarah kubur, merupakan untuk mengambil pembelajaran seperti di dalam hadits Ibnu Mas’ud : “Karena di dalam ziarah terdapat pembelajaran dan peringatan terhadap akhirat dan membikin zuhud terhadap dunia”.

Salah satu kelompok keluarga yaitu (kelrg bpk basuni) yang sedang membaca ayat-ayat suci Al-qur’an untuk dihadiahkan kepada ahli kuburnya.doc.desa by Ihwan

Untuk itu, ritual berziarah kubur sejatinya membuat diri kita selalu mengingat bahwa terbatasnya hidup manusia dan kembalinya ke kubur tak akan pernah membawa harta maupun apa yang dimiliki di dunia. Semuanya akan kembali sebagaimana terlahir tak membawa apa-pun. Jasad terurai dan ruh akan dimintai pertanggungjawaban kelak di akhirat. Seluruh amalan ibadah telah tak bisa dijalankan lagi, sebab habisnya waktu di dunia.

Tidak diperkenankan Menangis Meratapi Mayit. Diperbolehkan menangis dalam kuburan, asalkan bukanlah menangis yang menyebabkan histeris dan sirna kesadaran diri. Tentu saja akan berdampak mudhorot atau pingsan yang menyebabkan tak terkontrolnya diri dan emosional.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan