Pengajian akbar dimasjid Al-Ikhwan oleh kyai Hi. Ahmad Muzakki dibanjiri pengunjung

tritunggaljaya.desa.id.08|10|2018 Pengajian yang dilaksanakan pada malam hari yaitu senin malam selasa dengan penceramah ibu Hj.Halimah Muzakki dari (Jember) Jawa Timur, Pengajian ini diadakan dengan tujuan yaitu untuk mendo’akan keselamatan bangsa dan keutuhan NKRI dan tausiyah ke-2 oleh kyai Hi.Ahmad Muzakki Syach Beliau merupakan tokoh ulama terkenal dengan ajaran dzikir manaqib Nurul qodiri.

Para pengunjung pengajian berlimpah sehingga panitia disibukkan dengan kedatangan tamu para undangan dari berbagai kalangan tidak kurang dari 30.000 (tiga puluh ribu pengunjung dan para undangan) mengingat pengajian akbar yang diselenggarakan melibatkan masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi dan bahkan melibatkan aparatur kampung dikedua kampung yaitu kampung Dwi Warga Tunggal Jaya dan kampung Tri Tunggal Jaya.


Pengajian dan dzikir akbar yang dihadiri oleh bapak camat banjar agung Sudirman, SH (baju putih ‘atas’),Bupati Tulang Bawang Hj. Winarti SE, MM baju hitam bawah serta Mantan Bupati Tulang Bawang Hi. Hanan A Rozak baju putih bawah.

Dalam acara ini dihadiri oleh ibu Bupati Tulang Bawang yaitu Ibu Hj.Winarti,SH.MM,Ketua DPRD Tulang Bawang bapak Sofe’i, bapak Kapolres Tulang Bawang, bapak Kapolsek Banjar Agung, bapak Camat Banjar Agung dan para imam manaqib sekabupaten Tulang Bawang bahkan ada yang ada diluar daerah yakni kabupaten Mesuji, Sumatera Selatan dan Provinsi Jambi.

Disampaikan ibu Bupati dihadapan para pengunjung dzikir akbar bahwa ada beberapa program unggulan beliau sampaikan yang perlu diketahui yaitu 1. Santunan untuk anak yatim, 2. Santunan kematian dan yang ke-3. Santunan untuk anak cacat, Itulah beberapa program dari 25 program yang disampaikan.


Bupati dan mantan ikut hadir dalam dzikir akbar dilingkungan masjid Al-Ikhwan yang dihadiri oleh ribuan umat muslim tulang bawang.

Tema dalam dzikir akbar dan do’a bersama untuk keselamatan bangsa yaitu ” Dengan dziki, mari bersama untuk keutuhan NKRI dan bersatu dalam perbedaan untuk saling menghargai dan menyayangi sebagai warga negara yang cinta damai “.

Dalam tausiyahnya beliau ibu Hj. Halimah Muzakki Syah, menyampaikan saling menjaga keharmonisan dalam bermasyarakat, jika diantara kalian baik itu tokoh atau pemimpin yang melakukan perbuatan maksiat dan kezholiman maka tidak perlu diikuti, Kyai Hi.Ahmad Muzakki Syah

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan